Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Juli 2017

TP PKK Kecamatan Pusako Salurkan Bantuan MP ASI

Selasa, 12 Juli 2017, Usia 0-24 bulan merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga kerap diistilahkan sebagai periode emas sekaligus periode kritis. Periode emas dapat diwujudkan apabila pada masa ini bayi dan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai untuk tumbuh kembang optimal. Sebaliknya apabila bayi dan anak pada masa ini tidak memperoleh makanan sesuai kebutuhan gizinya, maka periode emas akan berubah menjadi periode kritis yang akan mengganggu tumbuh kembang bayi dan anak, baik pada saat ini maupun masa selanjutnya.
Ada empat hal penting yang harus dilakukan untuk mencapai tumbuh kembang optimal yaitu; pertama memberikan air susu ibu kepada bayi segera setelah bayi lahir, kedua memberikan hanya air susu ibu (ASI) saja atau pemberian ASI secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan, ketiga memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan, dan keempat meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan. Secara sosial budaya MP-ASI hendaknya dibuat dari bahan pangan yang murah dan mudah diperoleh di daerah setempat.
Guna mendukung pemberian MP ASI tersebut, Senin 11 Juli di gedung posyandu Kampung Dusun Pusako, Wakil Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Pusako Heny Puspita, AMK menyerahkan bantuan dari Tim Penggerak PKK Kecamatan Pusako kepada Bidan Desa dan Kader Posyandu Bungo Pusako.  Pembrian MP-ASI ini diharapkan dapat memenuhi hak bayi untuk mendapatkan sumber makanan terbaik sejak dilahirkan sampai berusia 6 bulan         
          Dalam sambutannya Heny Puspita berharap, paket bantuan yang diserahkan dapat berguna dan tepat sasaran. "Semoga bisa bermanfaat," ujarnya.

Penyerahan MP-ASI ini nantinya akan dilaksanakan di 10 posyandu yang ada di Kecamatan Pusako.

mm



            

Senin, 10 Juli 2017

Pembekalan Bidan PTT

Siak, Senin (10/07) Bertempat di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, hari ini dilakukan pembekalan Bidan PTT yang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah kepada 103 orang bidan dan 7 diantaranya adalah bidan desa dari UPTD Puskesmas Pusako.
Acara yang dimulai pukul 9.00 WIB  di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak,  dalam sambutannya dr. H. R. Tonny Chandra.A,M.Kes menyampaikan bahwa bidan harus bersosialisasi dengan masyarakat, menyampaikan terkait program pemerintah yang terbaru yaitu tentang 12 indikator keluarga sehat.
Sementara sekretaris Dinas Kesehatan H. Ismed, SKM. MHP  mengingatkan agar para bidan untuk tidak main-main dalam bertugas harus tetap disiplin mengingat kinerja selalu dipantau oleh seluruh masyarakat. Para bidan untuk dapat sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, harus bersenang hati dalam melayani masyarakat, dan ramah, “ungkapnya.
Pelayanan menjadi penekanan dalam mengahadapi masyarakat, tidak boleh buruk, dan harus berkualitas, serta dapat mengantisipasi permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat khusunya dibidang kesehatan. Banyak materi lain yang disampaikan oleh nara sumber diantaranya mengenai Standar Pelayanan Minimal (SPM), perizinan dan seputar pelayanan  kesehatan.
Pembekalan ini juga diselingi dengan kunjungan oleh peserta ke salah satu panti asuhan yang ada di kabupaten siak dengan mengadakan makan dan do’a bersama.
(mm)


Rabu, 05 Juli 2017

12 INDIKATOR KELUARGA SEHAT

Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), menyatakan bahwa di tahun 2020 mendatang, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif akan sangat banyak. Namun, hal ini perlu diantisipasi agar proyeksi jumlah generasi usia produktif yang mencapai 164 juta jiwa benar-benar manusia yang sehat dan produktif.

Sementara itu, Kemenkes RI tidak hanya mengupayakan penguatan layanan kesehatan primer, namun juga menguatkan program keluarga sehat. Ada 12 indikator keluarga yang harus kita cermati dan kita pahami, terang Menkes. Keduabelas indikator keluarga sehat terbagi ke dalam lima kelompok, yaitu:

Lima indikator dalam gizi, kesehatan ibu dan anak
1) Keluarga mengerti program keluarga berencana (KB)
2) Ibu hamil memeriksa kehamilannya sesuai standar
3) Balita mendapatkan imunisasi lengkap
4) Pemberian ASI Ekslusif 0-6 bulan
5) Pemantauan pertumbuhan balita

Dua Indikator dalam pengendalian penyakit menular dan tidak menular
6) Penderita hipertensi berobat teratur
7) Penderita TB paru berobat sesuai standar

Dua Indikator dalam perilaku sehat
8) Tidak adanya anggota keluarga yang merokok
9) Sekeluarga sudah menjadi anggota JKN

Dua indikator terkait lingkungan sehat
10) Mempunyai sarana air bersih
11) Menggunakan jamban keluarga

Satu Indikator kesehatan jiwa
12) Anggota keluarga akses dalam pelayanan kesehatan jiwa

Semoga bermanfaat.